Ruang intelektual kembali berdenyut di UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang melalui diskusi kritis tentang produksi pengetahuan dan relasi kuasa global.
Sesi dibuka oleh Arif Subekti, S.Pd., M.A. yang merefleksikan dinamika dekolonisasi pendidikan tinggi Indonesia.
Prof. Marian Klamer dan Dr. Nurenzia Yannuar memperkaya forum dengan analisis dekolonisasi bahasa—dari warisan kolonial, nasionalisme linguistik, hingga tantangan dominasi bahasa Inggris dalam lanskap akademik global.
Diskusi ditutup oleh Dr. Wahyu Widodo, yang menegaskan bahwa dekolonisasi bukan sekadar kritik terhadap Barat, melainkan ikhtiar membangun legitimasi epistemik tradisi Nusantara secara setara.
📚 Perpustakaan adalah ruang produksi gagasan.
🌏 Ruang dialog antara lokalitas dan globalitas.
Sebagai bagian dari Universitas Negeri Malang, program KELASIUM terus mendorong literasi kritis dan kesadaran epistemik.
Karena pengetahuan yang berdaulat adalah pengetahuan yang mampu berdialog secara setara.
[Dengan Pustaka Kita Cendikia]




#PerpustakaanUM #UMLibrary #KELASIUM #KelasLiterasiUM #LiterasiInformasi #DecolonisingKnowledge #EpistemicJustice #GlobalSouth #PustaKafe #DiskusiAkademik #SobatPustaka