(0341) 571035 [email protected]

Buku “Mahasiswa dan Kebebasan Akademik” oleh Prof. Drs. H. M.A. Icksan menawarkan penjelasan mendalam tentang isu kebebasan akademik dan posisi mahasiswa di universitas, yang sejak lama dianggap sebagai topik yang rumit dan sering menimbulkan perdebatan. Dalam pengantar, dinyatakan bahwa kebebasan akademik kerap dijadikan sebagai dasar legitimasi tanpa pemahaman menyeluruh terhadap konteks sejarah dan perkembangan yang sebenarnya, sehingga menghasilkan sudut pandang dan interpretasi yang beragam terhadap nilai-nilai di lingkungan kampus. Oleh karena itu, kumpulan tulisan dalam buku ini bertujuan untuk memberikan perspektif yang lebih seimbang mengenai kebebasan akademik. Dijelaskan juga bahwa buku ini merupakan kumpulan pemikiran penulis yang diperoleh dari berbagai forum ilmiah, seminar, lokakarya, serta diskusi seputar isu pendidikan, terutama di negara-negara berkembang yang masih terpengaruh oleh warisan kolonial. Dalam hal ini, buku ini membahas posisi dan peranan mahasiswa di negara-negara Barat sepanjang sejarah, dari era pertengahan hingga era modern, di mana kedudukan mahasiswa di universitas sering diperdebatkan: apakah mereka dianggap sebagai pelajar yang mengikuti arahan guru, sebagai “anak asuh” universitas, sebagai klien, pelanggan, atau sebagai bagian aktif komunitas akademik yang memiliki hak dan tanggung jawab. Ditegaskan bahwa pada waktu tertentu, seperti di Italia (Bologna dan Salerno), mahasiswa sempat memiliki kekuasaan dalam menjalankan universitas, sementara di tempat lainnya seperti Paris, Oxford, Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat, peran dosen lebih menonjol dan mahasiswa berada pada posisi yang lebih teratur. Dari interaksi ini, berkembanglah pandangan tentang universitas sebagai komunitas mandiri dengan wewenang sipil dan akademik tersendiri, berwenang untuk menetapkan norma, etika, dan perilaku anggotanya, sebuah landasan historis bagi gagasan kebebasan dan “kekebalan” kampus. Lebih lanjut lagi, kebebasan akademik di negara-negara liberal dijelaskan dalam konteks interaksi antara kampus, dosen, mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat, serta pengaruh sosial-politik yang menyertainya. Di sisi lain, sistem pendidikan di negara-negara berkembang juga menjadi fokus kajian, termasuk bagaimana dampak kolonialisme telah membentuk keadaan pendidikan saat ini. Dengan demikian, melalui keterkaitan antara ketiga bagian tulisan tersebut, disajikan gambaran menyeluruh mengenai kebebasan akademik, pergolakan mahasiswa, dan kebijakan pendidikan, yang semuanya dianggap sebagai bagian dari usaha untuk memahami dan merespon peran perguruan tinggi dalam menghadapi tuntutan perubahan zaman. Akhirnya, buku ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih luas dan memperdalam perspektif dalam menanggapi berbagai fenomena terkini di bidang pendidikan.

Buku lengkap tersedia di Perpustakaan UM dalam bentuk Buku cetak. Tautan katalog buku, silakan klik disini.
Link Repository: https://repository.um.ac.id/5717/

Translate »