{"id":9634,"date":"2024-03-13T14:40:21","date_gmt":"2024-03-13T07:40:21","guid":{"rendered":"https:\/\/lib.um.ac.id\/?p=9634"},"modified":"2024-03-13T14:53:54","modified_gmt":"2024-03-13T07:53:54","slug":"berwisata-edukatif-di-perpustakaan-um","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lib.um.ac.id\/index.php\/2024\/03\/13\/berwisata-edukatif-di-perpustakaan-um\/","title":{"rendered":"Berwisata edukatif di Perpustakaan UM"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh: Arif Prabowo*<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita mengenal perpustakaan sebagai salah satu tempat dimana kita mendapatkan informasi yang kita butuhkan ataupun menambah wawasan. Saat ini, tidak sedikit perpustakaan yang mulai menyajikan ruang terbuka hijau demi menghilangkan citra negatif perpustakaan yang dikenal sebagai tempat membosankan, kaku, dan kuno. Citra perpustakaan yang dinilai belum membaik ini mendorong perpustakaan untuk terus berbenah melalui beragam program kreatif dan inovatif agar <em>image<\/em> perpustakaan berubah. Harapannya pemustaka tidak hanya mencari informasi yang ia butuhkan semata, namun juga berwisata di perpustakaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;Sebagai salah satu PTN terkemuka di Kota Malang, Universitas&nbsp; Negeri Malang (UM) menghadirkan UPT Perpustakaan UM yang menyediakan layanan perpustakaan modern yang menyajikan tempat yang <em>kece<\/em>, nyaman, dan mampu menarik minat pemustaka berkunjung ke perpustakaan baik dari kalangan mahasiswa, dosen ataupun masyarakat umum. UPT Perpustakaan UM dikembangkan berdasarkan konsep <em>Phygital-Eco Library<\/em> yang mengombinasikan koleksi cetak dan digital serta mengusung nuansa ekologis. UPT Perpustakaan UM menyediakan fasilitas yang sangat memudahkan mahasiswa untuk mencari informasi maupun sekedar <em>healing<\/em> atau <em>nongkrong<\/em> <em>tipis-tipis<\/em>. Beragam fasilitas yang tersedia, mulai dari gedung yang megah, ruang <em>indoor<\/em> dan <em>outdoor<\/em> yang menarik, akses <em>free wifi<\/em> bagi mahasiswa UM, hingga tersedianya <em>Kafe Pustaka<\/em> membuat UPT Perpustakaan UM menjadi salah satu <em>jujugan<\/em> para pemustaka baik yang berasal dari dalam maupun luar UM. Sebagai pembuktian bahwa UPT Perpustakaan UM digunakan sebagai rujukan pengelolaan perpustakaan adalah banyaknya kunjungan dan <em>benchmarking<\/em> yang dilakukan berbagai instansi ke UPT Perpustakaan UM.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengembangan sarana-prasarana dan kompetensi SDM UPT Perpustakaan UM terus dilakukan untuk semakin mengedepankan kemudahan dan kenyamanan pemustaka beraktivitas di perpustakaan. Saat ini, UPT memiliki beragam spot menarik yang dapat kamu jadikan tujuan wisata edukatif, Yuk kita bahas satu per satu! Lokasi pertama adalah \u201cRingin Baca\u201d. Bagi mahasiswa UM angkatan 2010an kebawah, tentu mengetahui bahwa pohon beringin yang ada di area selatan perpustakaan terkesan angker dan menakutkan. Eits, tunggu dulu, kini pohon beringin yang saat ini dikenal luas sebagai \u201cRingin Baca\u201d menjadi salah satu tempat yang nyaman bagi pemustaka untuk melakukan beragam aktivitas akademis maupun non-akademis.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"684\" data-id=\"9195\" src=\"https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG_2932-1024x684.jpg\" alt=\"Ringin baca saat siang hari\" class=\"wp-image-9195\" srcset=\"https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG_2932-980x655.jpg 980w, https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG_2932-480x321.jpg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"721\" data-id=\"9196\" src=\"https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG20200310185437-1024x721.jpg\" alt=\"Ringin baca saat malam hari\" class=\"wp-image-9196\" srcset=\"https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG20200310185437-980x689.jpg 980w, https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG20200310185437-480x338.jpg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beralih ke lokasi kedua yaitu atau \u201cPlaza Perpustakaan\u201d dan \u201cSelasar Perpustakaan\u201d yang menjelma sebagai salah satu <em>spot<\/em> yang membuat pemustaka <em>betah<\/em> berlama-lama beraktivitas di perpustakaan. Pada area ini disajikan sarana-prasarana penunjang aktivitas pemustaka mulai dari akses wifi gratis 24 jam, stop-kontak listrik, tempat yang bersih, nyaman, rindang yang membuat pemustaka betah berada di lokasi ini hingga larut malam. Pemustaka pun tidak perlu khawatir karena tersedia penerangan yang memadai dan lokasinya aman.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"684\" data-id=\"9202\" src=\"https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG_9504-1024x684.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9202\" srcset=\"https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG_9504-980x655.jpg 980w, https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG_9504-480x321.jpg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"684\" data-id=\"9201\" src=\"https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG_5795-1024x684.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9201\" srcset=\"https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG_5795-980x655.jpg 980w, https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG_5795-480x321.jpg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain kedua tempat yang telah kita bahas tadi, masih ada beberapa tempat <em>iconic <\/em>yang menjadi salah satu lokasi para pemustaka berswafoto saat datang ke area UPT Perpustakaan UM, yaitu taman perpustakaan. Rindangnya pepohonan yang ada di area taman perpustakaan, khususnya pada jalan setapak menuju gedung UPT Perpustakaan UM banyak diabadikan sebagai konten media sosial oleh para pemustaka.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lorong-taman.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9635\" srcset=\"https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lorong-taman.jpg 600w, https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lorong-taman-480x320.jpg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) 600px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita bergeser ke lokasi lainnya yang tidak kalah menarik di area UPT Perpustakaan UM Malang, yaitu <em>Kaf\u00e9 Pustaka<\/em>. Kalian pasti sudah sering mendengar lokasi ini bukan? <em>Kafe pustaka<\/em> adalah salah satu <em>pioneer<\/em> pengembangan konsep <em>library caf\u00e9<\/em>, khususnya pada tingkat perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia. Selain menyajikan beragam hidangan, <em>Kafe Pustaka<\/em> menyajikan beberapa menu diskusi, diantaranya kudap buku, santap gagasan, kenduri literasi dan beberapa istilah lainnya. Tidak jarang tempat ini mengadakan kegiatan seperti \u201cBedah Buku\u201d, \u201cReview Film\u201d maupun diskusi terbuka. Beragam <em>event<\/em> literasi yang diselenggarakan di <em>Kafe Pustaka<\/em> adalah wujud nyata pengembangan literasi bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan dan masyarakat secara umum. Tak mengherankan jika tempat ini menjadi referensi bagi perpustakaan perguruan tinggi lain yang ingin menggabungkan antara perpustakaan dan kaf\u00e9 untuk membuat kesan dekat dengan pemustaka dan agar perpustakaan tidak lagi dianggap tempat yang ketinggalan zaman.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-3 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" data-id=\"2649\" src=\"https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/4-3-1.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2649\"\/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" data-id=\"1884\" src=\"https:\/\/lib.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/DSC07883.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1884\"\/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain tempat \u2013 tempat yang sudah di kita ulas diatas, sebenarnya masih banyak <em>spot<\/em> menarik yang dapat dikunjungi para pemustaka di area UPT Perpustakaan UM. Dengan di dukung lokasi yang aman, nyaman, bersih, rindang dan modern, UPT Perpustakaan UM bisa menjadi destinasi wisata akademik yang menarik. Jadi tunggu apalagi, mari kunjungi&nbsp; Perpustakaan UM.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">*Penulis: Arif Prabowo , Editor: Achmad Qorni N.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Arif Prabowo* Kita mengenal perpustakaan sebagai salah satu tempat dimana kita mendapatkan informasi yang kita butuhkan ataupun menambah wawasan. Saat ini, tidak sedikit perpustakaan yang mulai menyajikan ruang terbuka hijau demi menghilangkan citra negatif perpustakaan yang dikenal sebagai tempat membosankan, kaku, dan kuno. Citra perpustakaan yang dinilai belum membaik ini mendorong perpustakaan untuk terus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9640,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[22],"tags":[117],"class_list":["post-9634","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog-pemustaka-um","tag-perpustakaan-um"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lib.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9634","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lib.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lib.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9634"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lib.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9634\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9637,"href":"https:\/\/lib.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9634\/revisions\/9637"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9640"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lib.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9634"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}