Buku “LITERASI AL-QURAN: model pembelajaran tahsin-tilawah berbasis talqin-taqlid” karya Yusuf Hanafi

LITERASI AL-QURAN: model pembelajaran tahsin-tilawah berbasis talqin-taqlid

Kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah Tajwid adalah kemampuan mutlak yang harus dimiliki oleh setiap Muslim dewasa, termasuk mahasiswa di tingkat programa diploma dan sarjana. Mereka dituntut memiliki kemampuan tersebut untuk kepentingan ibadah mereka sebagai seorang Muslim, khusunya sholat. Dari sisi lain, struktur kurikulum Indonesia menurut UU Republik Indonesia No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional mewajibkan Perguruan Tinggi untuk memuat Pendidikan Agama Islam sebagai matakuliah wajib untuk mahasiswa muslim. Ini artinya, kemampuan membaca AlQur’an juga diperlukan untuk kesuksesan pembelajaran mereka di Universitas. Namun, kenyataanya sebagian besar mahasiswa masih memiliki kemampuan yang kurang memuaskan dalam membaca AlQur’an. Hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa 4986 dari 5800 mahasiswa semester pertama Universitas Negeri Malang memiliki kemampuan yang rendah dalam membaca Al-Qur’an dan setengahnya teridentifikasi buta aksara Al-Qur’an. Studi kemampuan membaca Al-Qur’an yang dilakukan oleh Alhamuddin et. al. (2018) di salah satu Perguruan Tinggi Agama Islam di Indonesia juga menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa belum mempunyai kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar

Selengkapnya unduh di https://bit.um.ac.id/0lodtW

You may also like...

Language >>