Pidato Ilmiah Prof. Dr. Imron Arifin, M.Pd. “Kepemimpinan Religio-Humanistik Bidang Pendidikan pada Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 ”

Pidato Ilmiah Prof. Dr. Imron Arifin, M.Pd. “Kepemimpinan Religio-Humanistik Bidang Pendidikan pada Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 ”. Pidato Pengukuhan Guru Besar dalam Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan, pada Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang (UM). Jum’at, 25 Oktober 2019/26 Safar 1441 H. Di Hall Graha Rektorat UM Lt. 9.
Revolusi Industri 4.0. satu sisi meningkatkan pemanfaatan data dan teknologi untuk kemudahan kehidupan manusia, namun di sisi lain, menjadi ancaman bagi sebagian besar manusia dalam bidang pekerjaan dan ketidakberdayaan menghadapi tantangan penggunaan data dan teknologi, termasuk di bidang pendidikan. Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan pokok yang diberikan pada peserta didik, mereka dipersiapkan menjadi sosok yang mandiri yang mampu mengembangkan dirinya secara optimal, manusia seutuhnya dimana raga dan jiwanya tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Peserta didik tidak hanya berpusar pada transfer of knowledge tetapi juga diorientasikan pada tarnsfer of attitude, yakni selain transfer ilmu pengetahuan juga pengembangan karakter, ditumbuhkan kemampuan dalam menumbuhkan rasa ingin tahu yang tinggi, semangat belajar, meningkatkan kreativitas dalam dirinya, dan memilki motivasi yang tinggi untuk mengembangkan diri (Mulyasa, 2012).
Ki Hajar Dewantara (2013) menyebut pendidikan sebagai menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Makna pendidikan yang disampaikan Ki Hajar Dewantara (2013) pada tahun 1936 ini dapat dipahami bahwa tujuan pendidikan itu “memberdayakan potensi diri anak berbasis ilmu pengetahuan dan keagamaan” agar anak menjadi “manusia dan masyarakat” yang selamat dan bahagia hidupnya. Landasan keagamaan yang bertujuan untuk mencapai “keselamatan dan kebahagiaan duniaakhirat” (Arifin, 2019d). Dengan kata lain, Ki Hajar memaknai pendidikan dari sisi epistemologis, humanis, sosiologis, dan religius.

Download Fullteks Pidato Ilmiah Prof. Dr. Imron Arifin, M.Pd. “Kepemimpinan Religio-Humanistik Bidang Pendidikan pada Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 ”

You may also like...

Language >>