Model Ketahanan Pangan Masyarakat Sekitar Hutan di Kabupaten Kediri

l

Model Ketahanan Pangan Masyarakat Sekitar Hutan di Kabupaten Kediri

Abstrak
Pembangunan ekonomi daerah ditujukan untuk mencapai kemakmuran hldup masyarakat. Salah satu unsur penting dalam pencapaian kemamkmuran hldup masyarakat adalah terpenuhinya pangan bagi masyarakat. Dalam hal ini masayarakat desa yang hidup di sekitar hutan memiliki keunikan dalam pemanfaatan sumber daya alam untuk pemenuhan kebutu .• ltan pangan. Dengan berbagai cara, masyarakat desa sekitar hutan secara turun temurun dan berkelanjutan senantiasa memanfaata sumber daya hutan untuk memenuhl kebutuhan hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model ketahanan pangan masyarakat desa sekitar hutan di Kabupaten Kediri. Lokasi penelitian di Desa Tiron Kabupaten Kediri Jawa Timur. Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan praktek-praktek kearifan lokal masyarakat tercermin dalam kegiatan bersih desa yang di dalamnya mengandung nilai-nilai ritualitas, religiusitas, rasa syukur dan budaya. Akumulasi nilai-nilai yang ada data membentuk jati diri masyarakat desa yang tangguh dalam mempertahankan kehidupannya melalui pola pangan yang bersumberkan dari sumber daya alam yang tersedia. Model ketahanan pangan di Desa Tiron Kabupaten Kediri mengandalkan sumber daya alam yang berbasis hutan dan pedesaan yang dihasilkan dari cara pengelolaan secara turun temurun dari generasi tua sampai generasi sekarang. Mereka masih bergantung kepada sumber daya alam yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani, hasil pertanian yang ada cukup beragam mulai dari padi, jagung, ketela, tebu, jahe, kedelai, pisang, dan pohon mangga. Masyarakat Desa memanfaatkan sumber daya hutan untuk dikonsumsi secara langsung maupun diperjualbelikan di pasar. Secara keseluruhan ketahanan pangan Masyarakat di Desa Tiron sudah memenuhl 3 elemen, baik dari segi food availability, food access, food utilization. Sedankan pola kegiatan ekonomi masyarakat desa sekitar hutan dalam bentuk ; mengerjakan lahan sawah mereka pada pagi hari, untuk mencari tambahan penghasilan kebanyakan dari mereka bertemak (ayam, kambing dan sapi). Selain itu pula mereka memanfaatkan hasil panen pohon mangga untuk mendapatkan pendapatan secara berkelanjutan. Kata-kata Kunci : Ketahanan Pangan, Masyarakat Sekitar Hutan, Kearifan Lokal, Kemakmuran Hidup

Download Fullteks Disini

You may also like...