Nilai Tukar dan Harga Saham (Perbandingan Antara Malaysia dan Indonesia)

6Abstract: The purpose ofthis study is to examine whether there is a relationship between exchange rate and stock price in two neigbouring countries, Malaysia and Indonesia. Using Vector Autoregression (VAR) model, research find that there is a significant difference between Malaysia and Indonesia. In Malaysia, stock price is affected negetively by exchange rate. Depreciation ofexchange rate will decrease stock price because of the expected inflation. But in Indonesia there is no relation between exchange rate and stock price. It implies that in Indonesia, investors do not use exchange rate to predict the movement ofstock price because the instability ofexchange rate in Indonesia

Key words: exchange rate, stock price, VAR

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah terdapat hubungan antara nilai tukar mata uang dengan harga saham di dua negara, Malaysia dan Indonesia. Dengan menggunakan Model Vektor Autoregresi, penelitian menemukan bahwa ada perbedaan signifikan antara Malaysia dan Indonesia. Di Malaysia, harga saham dipengaruhi oleh nilai tukar secara negatif. Depresiasi nilai tukar akan menurunkan harga saham karena adanya ekspektasi inflasi dari investor. Sedangkan di Indonesia, nilai tukar tidak berhubungan dengan dengan harga saham. Hal ini mengimplikasikan bahwa di Indonesia, investor tidak menggunakan nilai tukar untuk memprediksi pergerakan harga saham karena ketidakstabilan nilai tukar mata uang di Indonesia.

Kata Kunci: nilai tukar, harga saham, VAR

Download Nilai Tukar dan Harga Saham (Perbandingan Antara Malaysia dan Indonesia) 

You may also like...

Language >>