Pengembangan Model Pelatihan Literasi Ekonomi pada Petani dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Malang

11

TIM PENELITI

Dr. Agung Haryono, SE., M.P., Ak

Drs. Achmad Ali Wafa, M.Pd.

Roufah Inayati, S.Pd., M.Pd.

RINGKASAN

Loyalitas konsumen terhadap produk lokal tidak semata-mata hanya karena rasa nasionalisme kosumen, namun lebih banyak terbentuk karena layanan yang baik dari produsen dan kualitas produknya. Melimpahnya produk impor hortikultura di pasar Indonesia menunjukkan bahwa produk hortikultara lokal kalah dalam persiangan. tidak terkecuali di daerah Malang yang terkenal sebagai penghasil produk hortikuftura. Salah satu pemicunya adalah rendahnya kualitas produk lokal yang disebabkan dipanen sebelum waktunya. Kondisi ini menunjukkan belum adanya kesadaran produsen dalam menghasilkan produk yang berkualitas. Di sisi lain perilaku konsumen semakin rasional. Berkembangnya teknologi informasi dan transportasi memberikan tambahan wawasan dan keleluasaan konsumen dalam memilih barang dan jasa. Kosumen rasional akan selalu berupaya untuk memenuhi kebutuhannya dengan barang dan jasa yang berkualitas dengan harga yang tertentu. Berkembangnya perdagangan bebas antar negara semakin memanjakan konsumen dalam memilih produk-produk berkualitas. karena melimpahnya ketersediaan barang lokal maupun impor di pasar. Untuk memenangkan persaingan produsen harus dapat memberikan produk yang berkualitas dan layanan yang baik pada konsumen. Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya produsen dalam menciptakan konsumen yang loyaI, karena perilaku produsen dalam memberikan layanan dapat mempengaruhi keputusan konsumen dalam berkonsumsi.

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pelatihan literasi ekonomi berbasis kearifan lokal beserta bahan pelatihannya untuk produsen terutama pada petani dan UKM. Diharapkan dengan pengembangan model dan bahan pelatihan ini petani dan UKM memiliki wawasan yang cukup untuk dapat melakukan kegiatan yang lebih produktif dengan produk yang semakin berkualitas. Sehingga produk lokal akan memiliki konsumen yang loyal. Pengembangan model dan bahan pelatihan akan diawali dengan kegiatan survey analisis kebutuhan petani dan pelaku UKM tentang perilaku produsen yang rasional hingga dapat menghasilkan produk berkualitas. Berdasarkan pada peta kebutuhan materi (pengetahuan) petani, peneliti akan mengembangkan materi pelatihan beserta model-model kegiatannya pada tahun kedua. Model-model kegiatan dan materi pelatihan akan diimplementasikan pada petani dan pelaku UKM pada tahun ketiga.

Merujuk pada hasil survey dapat dipaparkan bahwa kebutuhan petani dan UKM terkait dengan literasi ekonomi dipetakan menjadi enam tema bahasan meliputi pasar tradisional, kewirausahaan, produksi, keuangan, perkoperasian, dan pemasaran. Peta tema ini akan dikembangkan menjadi bahan pelatihan literasi ekonomi. Untuk lebih memotivasi maka perlu dilakukan pendampingan yang intensif pada kelompok tani pisang dan pengrajin aneka kripik buah.

Kata kunci: model pelatihan, literasi ekonomi

Download Pengembangan Model Pelatihan Literasi Ekonomi pada Petani dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Malang

You may also like...

Language >>