Penataan Suasana Sekolah (PSS) Berbasis Pembudayaan Nilai Pancasila

6

1. Bambang Banu Siswoyo
2. Suharto

KATA PENGANTAR

Kedudukan Fiisafat Pancasila menempati sebagai Dasar Negara dan Ideologi Nasional, termaktub dalam Permbukaan UUD 45, terjabar dalam Batang Tubuh (Pasal-Pasal) seutuhnya. Sebagai dasar negara, Pancasila dijadikan sebagai Dasar Negara adalah kaidah fundamental (Grundnorm) yang menjiwai kehidupan berbangsa dan bernegara. Maknanya, secara konstitusional bersifat imperatif (mengikat, memaksa) semua warga negara, lembaga negara, dan tatanan hukum nasional.

Perwujudan nilai Pancasila sebagai dasar negara, terpancar dalam sistem hukum nasional, dalam makna nilai Pancasila menjadi sumber dari segala sumber hukum yang berlaku dalam negara Indonesia. Sedangkan sebagai ideologi nasional, nilai Pancasila adalah juga sebagai pandangan hidupbangsa (filsafat hidup, way oflife), yang menjadi landasandan pedoman bagi kehidupan nasional berbangsa, bernegara dan berbudaya.
Sebagai dasar negara, nilai-nilai luhur Pancasila imperatif untuk dikembangkan, diwariskan (melalui pembudayaan) demi integritas sistem kenegaraan Pancasila-UUD Proklamasi 45.Secara normatif, nilai Pancasila terjabar dalam semua hukumperundang-undangan. yang berlaku di Indonesia. Sedangkan sebagai pandangan hidup bangsa berarti perilaku bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari harus mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila. Identitas bagsa Indonesia adalah merupakan cerminan dari nilai-nilai luhur Pancasila, sehingga tiap warga negara mengamalkan nilai Pancasila sebagai kepribadian bangsa (jatidiri nasional) Indonesia. Konsep kepribadian bangsa diberi makna sebagai sebuah komitmen bersama semua anggota masyarakat dalam bentuk bangsa(integritas nasional), yang diangkat dari realitas empirik (pengalaman sejarah nasional) dan akar budaya(kultural) masyarakat Indonesia se-Nusantara.Jadi, perwujudan kepribadian nasional(jatidiri nasionai) memberikan identitas dan integritas, nilai-nilai dan asas moral nasional.

Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masih ada pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan perilaku warga bangsa yang tidak sesuai bahkan bertentangan dengan nilai-nilai luhur Pancasila. Hal ini harus segera kita akhiri, demi integritas dan martabat nasional Indonesia.Kondisi dan fenomena demikian dapat menurunkan citra martabat nasional dalam pergaulan antar bangsa (internasional);sekaligus mengancam integritas SDM, warganegara sebagai bangsa yang berperadaban.

Berdasarkan kondisi di atas, Gubemur Provinsi Jawa Timur memiliki ide dan prakarsa agar Jawa Timur menjadi pelopor dan perintis pembudayaan nilai-nilai luhur Pancasila. Ide gubernur tersebut diwujudkan dalam kerjasama antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Laboratorium Pancasila Universitas Negeri Malang dalam Program Pengembangan Jawa Timur sebagaiLaboratorium Pembudayaan Nilai Pancasila Melalui Desa Model dan Sekolah Model. Melalui program ini diharapkan masyarakat Jawa Timur dapat mewujudkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Padagilirannya model tersebut di atas dapat menjadi rujukan nasional dalam pembudayaan nilai-nilai luhur Pancasila dalam NKRI.
Pengembangan desa model dilaksanakan di Desa Jabung Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, dan Desa Ploso, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. Sedangkan pengembangan sekolah model dilaksanakan di empat kecamatan, yaitu Sanan Kulon, Sutojayan, Nglegok, dan Bakung Kabupaten Blitar.

Program desa model meliputi sub program pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan perempuan, ketahanan keluarga melalui “kesehatan dan gizi” dan dialog multi kultural melatui “mocopatan”. Program sekolah modeldilaksanakan dengan mengimplementasi konsep Praktik Belajar Kewarganegaraan (PBK), dan Penataan Suasana Sekofah (PSS).

Buku ini diterbitkan sebagai bahan referensi dalam rangka pemantapan dan pengayaan pembudayaan nilai-nilai Pancasila.–sebagai peningkatan dari kurikulum dalam program PNP yang dilaksanakan—. Penerbitan buku ini tidak terlepas dari peran semua pihak yang peduli terhadap visi-misi Pembudayaan Nilai Pancasila, istimewa Gubernur Provinsi Jawa Timur (dan jajarannya)bersama Rektor Universitas Negeri Malang. Untuk semua itu, kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu penerbitan buku ini; termasuk pula para peserta aktif program PNP dan sidang pembaca.

Semoga semua pemikiran dan karya bersama ini dapat bermanfaat dalam melaksanakan juga visi-misi nation and characterbuilding,demi kejayaan Indonesia Raya sebagai bangsa dan negara bermartabat.

Download Buku Penataan Suasana Sekolah (PSS) Berbasis Pembudayaan Nilai Pancasila

You may also like...

Language >>