Upaya Menciptakan Wirausaha Baru dari Kalangan Ibu-Ibu Rumah Tangga dengan Model Pedampingan dan Konsultasi Bisnis.

Anik Dwiastuti, Nunung Nurjanah, Suparti

 

Objectives of this research were: describing the implementation of the empowerment of women in Malang region; designing and constructing Model guidelines advisory and consulting business for mothers who want to home entrepreneurship; assess the feasibility of models of mentoring and business consultation through a series of trials, involving the user (housewife) and experts / specialists. This research used research and development procedure combining qualitative and qualitative approaches. Test of the model used action research. Based on the results of experts / specialists validation and field trials of the model it can be concluded that: Component Model Mentoring and Consultation Business which has been developed for use as a model worthy of assistance and consultation to community empowerment, especially housewife who wants to become independent entrepreneurs.

Keywords: new entrepreneur, mentoring, women empowerment

Abstrak:

Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan implementasi pemberdayaan perempuan di wilayah Malang; merancang dan mengkonstruksi bisnis untuk ibu yang menginginkan kewirahausahaan rumahan; melakukan asesmen terhadap kemungkinan model pendampingan dan konsultasi bisnis melalui serangkaian uji coba yang melibatkan pengguna (ibu rumah tangga) dan ahli/spesialis. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan yang mengkombinasikan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Uji model menggunakan penelitian tindakan. Berdasar hasil validasi ahli/spesialis dan uji coba lapangan dapat disimpulkan: komponen model pendampingan dan konsultasi bisnis yang digunakan sebagai model bermakna untuk asistensi dan konsultasi bagi pemberdayaan komunitas, khususnya untuk ibu rumah tangga yang menginginkan menjadi wirausaha independen.

Kata kunci: wirausaha baru, pendampingan, pemberdayaan perempuan

Artikel tersebut telah dipublikasikan dalam Jurnal Studi Sosial, th. 5. No. 1, Mei 2013.

You may also like...